Review BlackBerry Aurora: Bisnis YES, Gaming No

BlackBerry sudah lepas tangan soal produksi smartphone karena bakal lebih fokus mengembangkan software. Karenanya, BlackBerry resmi berpartner dengan TCL dan PT. BB Merah Putih untuk terus menghadirkan smartphone BlackBerry. TCL bertugas menciptakan smartphone BlackBerry untuk global, sementara PT. BB Merah Putih khusus untuk Indonesia. Dan produk pertama hasil karyanya adalah BlackBerry Aurora.

Kelebihan

Handling nyaman. Di luar ekspektasi, desain BlackBerry Aurora yang kami kira seadanya jika hanya dilihat lewat gambar, ternyata cukup menawan saat dilihat langsung. Setidaknya desainnya tidak mainstream seperti kebanyakan smartphone Cina berbahan metal. Smartphone ini juga nyaman dipegang karena di bagian belakang terdapat balutan bahan karet sehingga terasa empuk dan tidak licin.

Tidak murahan. Kami sempat khawatir soal build quality karena BlackBerry Aurora adalah smartphone produksi dalam negeri. Tapi kenyataan berkata lain. Build quality BlackBerry Aurora sama sekali tidak terlihat murahan dan setara dengan kualitas smartphone buatan luar negeri. Bahkan layarnya sudah mengusung lengkungan 2,5D dengan warna hitam pekat yang elegan.

ON terus. Meski menggunakan OS Android 7.0, keunggulan UI BlackBerry tetap terasa. UI yang dibawanya sangat optimal untuk kita yang sering berinteraksi dengan rekan bisnis maupun di media sosial. Alasannya adalah adanya aplikasi BlackBerry Hub yang berjalan sangat optimal.

Aplikasi ini berfungsi sebagai pusat pesan yang akan menghimpun datangnya pesan dari berbagai sumber, seperti WhatsApp, email, Facebook, Instagram, SMS, dan lainnya. Dengan begitu kita jadi lebih mudah mengatur dan membalas pesan yang masuk. Sekadar info, aplikasi BlackBerry Hub juga bisa di-install di smartphone Android lain, tapi setelah kami coba, performanya tak seresponsif bawaan BlackBerry.

Aman. BlackBerry memang terbukti mampu menciptakan ekosistem yang aman sama halnya Apple. Keamanan ini juga berlaku meski menggunakan OS Android yang sangat terbuka. Pasalnya ada aplikasi DTEK by BlackBerry yang sudah ter-install yang siap menjadi “tameng” pada smartphone ini.

Kamera OK. Dari dulu kami selalu puas dengan kamera ponsel BlackBerry. Pun begitu pada BlackBerry Aurora. Kamera belakangnya beresolusi 13 MP sedangkan kamera depan 8 MP. Kedua kamera ini tidak lag saat membidik objek, shutter speed-nya tergolong responsif, dan hasil jepretannya pun tajam.

Multitasking optimal. Prosesor yang digunakan oleh Aurora (Snapdragon 425) memang kurang nendang untuk nge-game, tapi kapasitas RAM-nya yang sudah 4 GB sangat bermanfaat untuk multitasking. Karenanya smartphone ini memang pas untuk para pebisnis atau Anda yang punya bisnis atau usaha online di banyak media sosial untuk selalu terkoneksi dengan rekan bisnis maupun pelanggan.

Kekurangan

Tanpa sensor fingerprint. Mengklaim kalau ini adalah smartphone yang sangat aman, tapi BlackBerry “lupa” menyematkan sensor sidik jari pada Aurora. Padahal sensor ini sangat penting untuk menunjang keamanan. Smartphone seharga Rp1 jutaan saja bisa pakai sensor sidik jari, mengapa Aurora tidak?

Speaker cempreng. Sebagai smartphone bisnis, BlackBerry Aurora kurang asyik dibuat main game atau nonton video. Alasannya karena loudspeaker-nya didominasi treble sehingga keluaran suaranya cempreng pada volume maksimal.

Kesimpulan

Di luar ekspektasi kami, BlackBerry Aurora adalah smartphone yang cukup kece, nyaman dipegang, dan menawarkan performa multimedia dan multitasking yang optimal. Smartphone ini sangat recommended untuk Anda pebisnis atau pun yang punya toko online, tapi kurang cocok untuk yang hobi nge-game. Kalau pun ada hal yang sangat kami sayangkan dari smartphone ini, itu adalah ketiadaan sensor fingerprint.

Video review

Review BlackBerry Aurora: Bisnis YES, Gaming No | admin | 4.5