Exynos 8895 di Galaxy S8+ Taklukkan Skor Snapdragon 835

Pada tanggal 29 Maret 2017 nanti, Samsung akan meluncurkan Galaxy S8 dan S8+. Dikabarkan kedua smartphone ini akan menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon 835. Kita ketahui sendiri prosesor ini merupakan hasil kerjasama antara Qualcomm dan Samsung dengan teknologi fabrikasi 10nm.

Dalam uji coba yang dilakukan menggunakan aplikasi benchmark Geekbench, Samsung Galaxy S8+ yang menggunakan Snapdragon 835 berhasil mendapatkan skor 1.929 poin untuk pengujian single-core dan 6.084 poin untuk pengujian multi-core.

Advertisement

Selain penggunaan prosesor besutan Qualcomm, Samsung Galaxy S8 dan S8+ juga akan menggunakan prosesor besutan Samsung yang bernama Exynos. Biasanya Galaxy S series dengan CPU Exynos akan dijual sebagai versi internasional, sedangkan Galaxy S dengan Snapdragon akan dijual di Amerika Serikat.

Selanjutnya, Samsung pun melakukan pengujian benchmark menggunakan Geekbench terhadap Samsung Galaxy S8+ berprosesor Exynos 8895 yang berhasil mendapatkan skor 1.978 poin untuk pengujian single-core dan 6.375 poin untuk pengujian multi-core. Skor ini memperlihatkan bahwa Exynos 8895 berhasil mengalahkan Snapdragon 835 pada kategori prosesor flagship berteknologi 10nm.

Selain itu, terlihat juga bahwa prosesor Kirin 960 yang dimiliki Huawei Mate 9 mampu dikalahkan Exynos 8895, baik dalam pengujian single-core maupun multi-core. Meskipun begitu, benchmark ini tidak bisa dijadikan patokan akhir karena Galaxy S8 pun belum resmi dirilis sehingga masih akan terjadi berbagai perubahan lagi dalam hal performanya.

Selain itu, karena Geekbench mendeteksi kecepatan 1,7 GHz pada cluster Cortex-A53 yang identik dengan prosesor 8895M dan 8895V maka kita tidak bisa benar-benar menjadikan hasil benchmark ini sebagai tolok ukur kemampuan prosesor terbaru Samsung ini. Masih ada kemungkinan hasil benchmark dari Exynos 8895 meningkat hingga waktu peluncuran resmi Samsung Galaxy S8 dan S8+.

Exynos 8895 di Galaxy S8+ Taklukkan Skor Snapdragon 835 | admin | 4.5